Ciuman Pertama

Prosa ini aku persembahkan buat seseorang, sebagai ganti dari puisi yang anda inginkan.

Maafkan aku yang nggak bisa membuat puisi sesuai keinginanmu…………….!!!!

Itulah sesapan pertama dari piala yang diisi bidadari dengan madu bunga kehidupan. Itulah garis pemisah antara keraguan yang menghibur jiwa dan menyedihkan hati, dengan takdir yang melimpahi kalbu penuh kebahagiaan. Itulah awal nyanyian kehidupan dan adegan pertama dalam lakon insan kamil. Itulah ikatan yang menghubungkan keasingan masa lalu dengan kegemilangan masa depan, penjalin antara keheningan perasaan dan nyanyiannya. Itulah kata yang di ucapkan oleh dua pasang bibir yang menyebut singgasana hati, cinta sebagai raja, dan kebenaran sebagai mahkota. Itulah sentuhan lembut jari-jari halus angin sepoi pada bibir mawar-yang menapaskan desah panjang kelegaan dan rintihan yang manis.

Itulah awal embusan ajaib yang melantunkan para kekasih dari alam benda dan matra ke dalam dunia impian dan wahyu.

Itulah persatuan dua kembang harum, dan persenyawaan wangi menuju terciptanya jiwa ketiga.

Karena pandang pertama seperti benih yang di taburkan oleh bidadari di ladang kalbu, maka ciuman pertama merupakan kembang pertama pada pucuk dahan pohon kehidupan.

Sumber: Suara Sang Guru (Karya Khalil Gibran)

Diperoleh dari: http://www.kahlilgibran99.co.cc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s