Senyuman Maharani

Puanku maharani

Kini kulihat ceriamu

Bagai kembang ros dipagi hari yang terkena segarnya embun

Tertawamu mulai menghiasi tiap obrolan yang meluncur dari sepasang bibir manis

Jalanmu kini mulai terbentang

Satu daun pintu telah terbuka

Puanku maharani

Senyumku ikut mengembang, menghiasi untaian kata dari bibir manismu

Mengantarkan tiap langkah menuju lorong yang terbuka

Kini rasa takut mulai menghinggapi celah-celah kalbu

Karena masih ada ratusan dan ribuan daun pintu

Menunggu waktu kulminasi

Ku takut tlah tiba waktuku

18 Desember 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s