Mungkinkah tupai terjatuh????

Sebuah pertanyaan yang menggelitik bagi jempol tangan saat ini adalah: Mungkinkah tupai terjatuh??, sampai-sampai dia langsung memikirkannya……..

Karena dalam satu sisi kehidupannya, dia sedang mengalami pasang surut.

Dalam kehidupan, kegagalan adalah biasa, namun sekarang apabila dia gagal, ini adalah kali kedua dia mengalami kegagalan yang menyakitkan, akibat dari ketidak konsistenan keputusan yang dia ambil.

Dia teringat akan sebuah peribahasa yang sangat populer di masyarakat indonesia yaitu “sepandai-pandainya tupai melompat, sekali-kali gawal juga” yang berarti bahwa sepintar apapun atau secerdik apapun, suatu saat akan mengalami kesalahan yang menyebabkan kegagalan.

Berkaca dari peribahasa tadi dia bisa menarik kesimpulan awal bahwa dia suatu saat akan terjatuh. jatuh bagaimana yang akan dia alami???

Karena pertanyaannya semakin banyak, sambung menyambung menjadi satu (kayak lagu wajib aja yah……………..) tokoh kita jempol tangan mulai pusing.

Benar juga logika yang dia pakai selama ini. Apabila salah satu pintu masalah terbuka, maka akan ada pintu masalah lain yang perlu di buka dan jumlahnya semakin banyak dari masalah awal.

Karena tidak bisa menemukan solusinya, jempol tangan langsung pergi ke warung madlani, yang maksudnya ingin ngobrol dengan teman-teman untuk mengadukan masalah yang dia hadapi.

Gayungpun bersambut, kebetulan mang haji dan madlani sudah stand by duluan di warung, maklum musim paceklik dan gak ada pekerjaan sehingga ngopi di warung madlani menjadi prioritas utama untuk menghilangkan jenuh (walaupun ujung-ujungnya menjadi ngutang kopi sama warnijem………..)

Assalamualaikum………… ucap jempol tangan

Waalaikum salam……………….ucap mang haji dan madlani secara serentak

Wa alaikum salam ucap warnijem gak mau ketinggalan, sambil mukanya masam karena bertambah satu orang lagi yang pasti akan ngutang kopinya,,,,,,,,,,,(hebatnya ya warnijem, sampai tahu sebelum kejadian, padahal belum tentu jempol tangan ngutang hihihihihi……….)

Kopi satu gelas dong …………..ucap jempol tangan pada warnijem

Karuan saja muka warnijem tambah masam, mengalahkan asamnya cuka hihihihihihi…………..

Sambil menyodorkan kopi pesanan jempol tangan, warnijem menggerutu, jangan ngutang ya, modal udah mulai susut nih…………..!!

Karuan saja jempol tangan celingukan malu, karena kopinya belum diminum udah di omong duluan.

Tapi dia tahu diri, emang punya utang sama warnijem……………

Mengetahui sobat karibnya celingukan karena di omongin oleh istrinya, karuan saja madlani merasa gak enak…..

Maafkan istri saya ya…….!! ucap madlani

Gak apa-apa kok, emang saya punya utang…… jawab jempol tangan

Gak pake menunggu lama, jempol tangan langsung membuka diskusi tentang ”mungkinkah tupai terjatuh?????”

Gini mang haji, saya punya pertanyaan yang menggelitik hati, yaitu mungkinkah tupai terjatuh??? ucap jempol tangan

Mang haji dan madlani mendengarkan dengan seksama ucapan dari jempol tangan.

Dengan spontan madlani menjawab mungkiiiiiiiiiiiiin……………..!!!

Sedangkan mang haji pake acara merenung segala sebelum menjawab…..(pakai gaya mikir dulu, biar kelihatan seperti orang pintar)

Begini………….. ucap mang haji, sambil menghembuskan asap rokok yang sedari tadi dia hisap…….

Dalam kehidupan segalanya bisa menjadi mungkin, yang jadi masalah kapan waktu terjadinya dan bagaimana cara jatuhnya……. sambung mang haji.

Terus gimana dong caranya agar tidak terjatuh……..???? sambung jempol tangan dan madlani dengan serempak

Pasti pertanyaan tersebut timbul karena peribahasa ”sepandai-pandai tupai melompat, sekali-kali gawal juga” betul nggak? Tanya mang haji pada jempol tangan balik nanya……..

Jempol tangan menganggukan kepalanya sebagai tanda mengiyakan pertanyaan mang haji.

Sekarang kalau benar peribahasa tersebut yang mendasari dari pertanyaan kamu itu, kira-kira apa yang harus dilakukan tupai supaya tidak jatuh….?!?!!! tanya manghaji pada jempol tangan dan madlani.

Jempol tangan yang sudah pusing dari rumah nggak bisa jawab

Kalau saya tahu jawabannnya saya gak bakalan buka di forum diskusi ini ucap jempol tangan dengan gaya bahasa orang intelek aja pake forum diskusi segala.

Mang haji senyum-senyum aja mendengarkan jawaban jempol tangan

Coba kamu madlani, apa jawaban kamu??? Tanya mang haji pada madlani

Supaya tidak jatuh, tupai tersebut jangan melompat jawab madlani

Betul, tumben kamu pinter madlani……. puji mang haji pada madlani

Gampang kan, sekarang tinggal bagaimana cara mengaplikasikan jawaban tersebut terhadap permasalahan yang sedang kamu hadapi ucap mang haji pada jempol tangan

Seketika jempol tangan mendapat pencerahan dari jawaban spontan madlani dan mang haji.

Muka jempol tangan nampak berseri-seri lagi tidak suntuk seperti waktu pertama datang.

Warnijeeeeeeeem………… berapa semua tagihan saya, tambah kopi tiga gelas?? Jerit jempol tangan pada warnijem

Hutang empat puluh tujuh ribu, tambah kopi tiga ribu, semuannya lima puluh ribu…… jerit warnijem gak mau kalah

Dengan gaya bak seorang bos dari jakarta, jempol tangan mengeluarkan uang recehan sebanyak lima puluh ribu untuk membayar semua tagihan warnijem, dia merasa senang atas hasil diskusi kali ini, sehingga semua hutangnya di bayari………….!!

Tumben…….. ucap warnijem dengan muka berseri karena tagihannya dibayar lunas.

Gak apa-apa, saya sedang merasa senang hari ini…… ucap jempol tangan

Oke teman-teman saya pulang duluan yah…………..ucap jempol tangan sambil ngeloyor pergi keluar dari warung madlani.

Madlani dan mang haji melongo saja melihat kelakuan jempol tangan yang berubah drastis dari kusam menjadi ceria……………………………..

2 responses

  1. jangan melompat artinya tinggalkanlah yang akan membuatmu terjatuh tp jangan jg kau lukai orang yg menurutmu akan membuatmu terjatuh………..bijaksanalah teman…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s