“DILARANG MINUM AIR LAUT”

Diceritakan jaman dahulu hidup dua orang kakak beradik. Mereka bekerja sebagai nelayan, mereka meneruskan usaha orang tuanya yang sudah bertahun-tahun mencari ikan di laut. Sumber penghasilannya mengandalkan hasil tangkapannya dari laut. Namun di hari yang nahas tersebut sang kakak sebut saja namanya Japrot, pulang tanpa hasil. Sementara  adiknya yang bernama Japret menunggu hasil tangkapan ikan kakaknya hanya mendapatkan  jaring yang hampa.
Hari berikutnya Japrot tersebut pergi melaut, namun selalu pulang dengan tangan hampa. Rupanya bulan-bulan ini keadaan sedang musim barat, sehingga ikan-ikan berenang ke lautan yang dalam. Dan sang adik alias si Japret selalu mendapatkan perahu yang kosong.
Karena penasaran, malam berikutnya Japret tersebut meminta kepada kakaknya agar ikut melaut.
Kak, saya ikut melaut yah…………! Kata Japret sang adik
Jangan pret, capek. Biar kakak aja yang melaut!! Kamu di rumah saja menyiapkan semua keperluan kita aja……! Ucap sang kakak.
Sang adik menurut sambil menggerutu………….
Malam itupun Japrot tersebut pergi melaut dengan diirringi hujan rintik-rintik dan kelamnya malam. Namun tidak menyurutkan niatnya untuk mengadu nasib.
Perahu pun mulai bergerak, deburan ombak mulai menerpa perahunya yang hanya bertenagakan sebuah mesin kecil. Japrot tersebut menuju tempat yang biasa ia datangi.
Rupanya di laut hujan sudah mulai reda dan bajunya pun sudah mulai mengering, sauh pun mulai ia lemparkan. Kerlip lampu sorot menarik bagi para penghuni laut. Jaring pun ia lemparkan dengan harapan ada rezeki yang menghampirinya.
Malam itu Dewi Fortuna sedang menghampirinya, tepat ketika fajar menyingsing, sekarung cumi-cumi dan dua karung ikan sudah dia dapatkan. Merasa cukup dengan pendapatannya, Japrot pun mulai mengangkat sauh, menjalankan mesin untuk pendorong perahu sehingga bergerak menuju muara tempat ia dan adiknya tinggal.
Walaupun telah dibawakan hasil yang relatif banyak, sang adik masih penasaran ingin merasakan pergi ke laut.
Malam berikutnya si Japret berkata kepada kakaknya…..
Kak, saya ikut melaut yah….! Ucap Japret adiknya
Jangan pret, capek ucap kakaknya.
Ijinkan saya barang sekali saja untuk ikut melaut…………. Rayu sang adik kepada Japrot kakaknya.
Karena Japret selalu merajuk akhirnya Japrot tersebut mengijinkan adiknya untuk ikut melaut.
Pret, kamu boleh ikut dengan saya melaut. Tapi dengan satu syarat yaitu kamu tidak boleh minum air laut barang sedikitpun…! Ucap Japrot kepada adiknya.
Japret sang adik bahagia sekali diperbolehkan melaut walaupun diberi syarat agar tidak minum air laut. Karena pikirnya syarat tersebut sangat enteng dan gampang.
Ketika tibalah waktunya untuk melaut, Japrot beserta Japret adiknya bersiap siap, perahu pun mulai dinaiki dan bergerak menuju lokasi tempat dia biasa mendapatkan ikan.
Setelah terombang-ambing diterjang ombak selama 3 jam, akhirnya sauhpun mulai di turunkan.
Pret, sekarang kita sudah sampai di lokasi tempat saya biasa mendapatkan ikan.
Sekarang kamu pegangin tambang sauh ini jangan sampai terlepas yah….! Ujar Japrot kepada adiknya,
Dan ingat jangan pernah minum air laut barang setetespun tambah sang kakak.
Adiknyapun mengiyakan, perintah kakaknya tersebut.
Dan Japrot pun mulai memancing ikan dan memasang jaring.
Sementara adiknya si Japret mulai penasaran, kenapa sih kok kakaknya sampai wanti-wanti agar dia jangan sampai minum air laut……….
Satu jam pertama adiknya masih tahan tidak minum air laut, sementara sang kakak sibuk menangkap ikan yang tersangkut pada jaringnya.
Pada jam berikutnya sang adik  memperhatikan kakaknya  yang sedang sibuk kerja ngambil ikan di jaring, dia mulai berpikir, ah kakakku sedang sibuk kerja, dia tidak bakalan tahu kalau saya mencicipi sedikit air laut…………….
Dan seteguk air laut pun membasahi tenggorokannya yang mulai mengering.
Setengah jam kemudian, dua teguk air laut mulai dia minum………………..
Lima belas menit kemudian tiga teguk air laut dia minum……………………
Lima menit berikutnya, satu gelas air laut dia minum……………………..
Semakin lama intensitas minum air lautnya semakin sering yang menjadikannya dehidrasi dan pingsan………………………………………………………………….
Karuan Japrot kalang kabut milihat adiknya si Japret pingsan gara-gara kebanyakan minum laut.

Warning: Jangan minum air laut karena air laut tidak bisa menghilangkan dahaga….!!!!!!!

5 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s