Eps Makassar II: Janjian ke hutan lindung Bantimurung

Pagi2 sekali jempol tangan bangun dan mandi dengan dengan giatnya. Gak seperti biasanya yang suka bermalas2an. Rupanya dia teringat akan janjinya dengan seorang teman untuk berkunjung ke hutan lindung bantimurung.
Gak berapa lama telpon genggamnya berbunyi,
kriiiiiiiiiiiiiiiiing………………..kring………………..kring……………..
dengan sigapnya telepon langsung diangkat, maklum yang nelpon orang yang sangat dia tunggu.
Halllloooooooooooooooooooooo………….!!!!
Halo, selamat pagi jawab seorang wanita di ujung telepon dengan suara merdunya…….. (hahahahahaha………… merdu seperti lagu aja ya……)
Selamat pagi, lagi dimana?? jawab jempol tangan
Saya sudah di depan rumah jawab
Apa????? Sudah di depan rumah???? Tunggu bentar ya……..!!
Baju dan celana jeans belel dia kenakan gak ketinggalan parfum literan yang dia beli seminggu yang lalu dia semprotkan…
Wuiiiiiiiiiiiiiiiiih aromanya……………….. semerbak mewangi memenuhi seluruh kamar!!!!!
Setelah beres diapun keluar kamar dan menemui seorang gadis cantik yang telah menunggu di sofa ruang tamu.
Halo manis sapa jempol tangan!!!
Hai …………. Jawab sang gadis
Minum dulu yah, ujar jempol tangan sambil ngeluyur ke dapur mengambil gelas dan termos yang telah berisi air panas.
Dua buah gelas dan dua bungkus ener**n dia tuangkan.
Tenang aja, masih pagi kok ujar jempol tangan sambil mengaduk ener**n rasa coklat
Iya a………, jawab sang gadis
Nih minum dulu, enak lho hangat jawab jempol tangan.
Gak terasa segelas ener**n telah habis mereka minum dan jam dinding sudah menunjukan pukul delapan.
Hayu kita berangkat aja ajak jempol tangan
Hayu….., tapi sekarang neng yang nyetir motornya ya jawab sang gadis
Boleh, tapi hati-hati yah…..!!!
Motorpun telah siap, jari-jari lentik sang gadis menyentuh handgrip gas. Di elusnya tombol starter. Dan raungan motor pun mulai menggetarkan knalpot. Seperti getaran hati kedua sejoli yang sedang di mabuk asmara.
Kali ini jempol tangan di bonceng, sementara sang gadis menjalankan motor dengan lembutnya. Seperti lembutnya pelukan jempol tangan ke pinggang sang gadis……………………………..
Geletar asmara yang menaungi kedua sejoli semakin membara, menambah kehangatan suasana perjalanan menuju hutan lindung Bantimurung……………………..

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s